cek hard disk anda dengan hdd sentinel pro full

January 3, 2017 Leave a comment

Hard Disk Sentinel
Hard Disk Sentinel (HDSentinel) adalah multi-OS HDD SSD dan pemantauan dan perangkat lunak analisis. Tujuannya adalah untuk menemukan, menguji, mendiagnosa dan memperbaiki masalah hard disk drive, laporan dan menampilkan SSD dan kesehatan HDD, degradasi kinerja dan kegagalan. Hard Disk Sentinel memberikan deskripsi tekstual lengkap, tips dan menampilkan / melaporkan informasi paling komprehensif tentang hard disk dan disk solid state di dalam komputer dan di kandang eksternal ( USB hard disk / e-SATA hard disk). Alert yang berbeda dan pilihan laporan yang tersedia untuk memastikan keamanan maksimum data berharga anda.

Tidak perlu untuk menggunakan alat terpisah untuk memverifikasi disk drive internal, hard disk eksternal, SSD, disk dalam array RAID karena ini semua termasuk dalam perangkat lunak tunggal.
Hard Disk Sentinel memonitor status disk drive / HDD, termasuk kesehatan, suhu dan semua SMART (Self-Monitoring, Analisis dan Pelaporan Teknologi) nilai untuk semua hard disk. Juga mengukur kecepatan disk transfer dalam real time yang dapat digunakan sebagai patokan atau untuk mendeteksi kegagalan disk mungkin keras, degradasi kinerja.
HDSentinel adalah solusi perlindungan data yang sempurna: ia dapat secara efektif digunakan untuk mencegah kegagalan HDD dan SSD / HDD kehilangan data karena memiliki disk kesehatan yang paling sensitif sistem penilaian yang sangat sensitif terhadap masalah disk. Cara ini bahkan masalah HDD kecil tidak dapat terjawab. Versi Profesional telah terjadwal dan otomatis (on-masalah) pilihan disk cadangan untuk mencegah kehilangan data yang disebabkan oleh kegagalan tidak hanya tetapi oleh malware atau tidak disengaja menghapus juga.
Bagaimana cara kerja Disk Sentinel Hard?
HDD Sentinel berjalan di latar belakang dan memverifikasi SSD / HDD status kesehatan dengan memeriksa status SMART disk (s). Jika kesalahan ditemukan atau perilaku tak terduga terdeteksi, itu juga memperingatkan pengguna tentang situasi saat ini dan juga dapat melakukan tindakan yang tepat (misalnya, mulai cadangan otomatis).
Biasanya, disk status kesehatan keras perlahan-lahan akan menurun, dari hari ke hari. Teknologi pemantauan SMART dapat memprediksi kegagalan HDD dengan memeriksa nilai kritis dari hard disk. Dibandingkan dengan perangkat lunak lain, Hard Disk Sentinel mendeteksi dan laporan setiap masalah disk. Adalah jauh lebih sensitif terhadap kegagalan disk dan dapat menampilkan informasi yang lebih baik dan lebih rinci tentang kehidupan hard disk yang diharapkan dan masalah yang ditemukan (jika ada). Ini adalah cara yang lebih canggih untuk memprediksi kegagalan daripada metode “tradisional”: memeriksa SMART ambang atribut dan nilai-nilai saja. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan baca karya-karya hard seberapa keras SMART dan mengapa Hard Disk Sentinel berbeda.
Perangkat lunak ini menampilkan suhu disk saat ini keras dan log suhu HDD maksimum dan rata-rata. Ini dapat digunakan untuk memeriksa suhu maksimum di bawah beban disk yang tinggi keras. Untuk pentingnya temperatur operasi harddisk, lihat Pertanyaan yang Sering Diajukan . Lihat daftar Fitur Hard Disk Sentinel Professional atau kami produk untuk monitoring hard disk .
Apakah saya perlu Hard Disk Sentinel?
Jika Anda menggunakan komputer yang dilengkapi dengan setidaknya satu hard disk atau solid state disk dan Anda ingin memastikan bahwa data Anda akan tersedia setiap saat, maka jawabannya adalah YA. Hard Disk Sentinel ini dirancang khusus untuk Anda jika
Anda menggunakan hard disk beberapa / SSD dalam komputer Anda (IDE / Serial ATA (S-ATA, e-SATA) / SCSI / SAS / USB hard disk ) atau di kandang eksternal
(Memeriksa kompatibilitas hardware halaman untuk daftar hardware yang kompatibel)
Anda menggunakan rak mobile / dilepas atau kandang dengan hard disk di dalam
Anda menggunakan komputer notebook
Anda menggunakan komputer server atau desktop dengan beban disk yang tinggi
Anda ingin memaksimalkan stabilitas sistem, kinerja HDD dan integritas keseluruhan, menerima peringatan HDD pada suhu tinggi atau rendah kesehatan
Anda tidak ingin kehilangan data Anda sensitif dan berharga, tidak ingin membayar untuk pemulihan HDD
Adalah jauh lebih baik untuk menghindari kegagalan HDD dari pemulihan penggunaan HDD. Jadilah waspada dan mencegah HDD kehilangan data dengan HDSentinel! Jadilah kehidupan HDD Anda sehat.
sumber : http://www.hdsentinel.com/
==trasnlated by google translate==
langsung saja., untuk mendownload hdd sentinel pro full bisa didownload dibawah ini..
monggo : download
lha., untuk tutorial softwarenya., bisa dilihat dibawah ini..
monggo : lihat (youtube)

Categories: HARDISK, Maintenance

Memonitor Kesehatan Hardisk Dengan Hard Disk Sentinel

January 3, 2017 Leave a comment
Sebelumnya, saya pernah membuat artikel mengenai cara memperbaiki hardisk bad sector menggunakan fasilitas yang disediakan oleh Windows yaitu Check Disk (Chkdsk). Nah, selain menggunakan fasilitas yang telah disediakan oleh Windows, saya pun menggunakan 2 software lainnya untuk memperbaiki bad sector dengan menggunakan Hard Disk Sentinel dan HDD Regenerator.
Kali ini saya akan membahas, salah satu software yang saya gunakan yaitu Hard Disk Sentinel. Hard Disk Sentinel merupakan salah satu software untuk memonitor dan memperbaiki hardisk yang rusak. Software ini dapat menampilkan status kesehatan hardisk, mulai dari suhu, performa hardisk, informasi hardisk, dan lain-lain.
Semakin lama hardisk digunakan, biasanya kesehatan hardisk pun ikut menurun. Nah, Hard Disk Sentinel menggunakan teknologi monitoring S.M.A.R.T. (Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology) untuk memprediksi kerusakan-kerusakan yang terdapat pada harddisk. Berikut beberapa screenshoot harddisk sentinel :
hdsentinel
Software ini akan menampilkan status kesehatan harddisk yang terpasang di komputer. Ada beberapa warna yang ditampilkan sesuai dengan kesehatan harddisk :
Warna Hijau : Menunjukan kondisi nya bagus

Warna Kuning : Menjukan kondisi nya kurang bagus
Warna Merah : Menunjukan ada kerusakan

Apabila ada indikator yang menunjukan warna kuning atau merah, kita tinggal memperbaiki nya dengan cara :
1. Masuk ke menu S.M.A.R.T
2. Setelah itu cari yang berwarna merah dan kuning
3. Lalu atur value (nilai) pada atribut yang mengalami kerusakan sesuai dengan nilai data yang ditampilkan

Kita pun bisa melakukan pengecekan hardisk sendiri, melalui fasilitas surface test. Caranya :
1. Klik menu Disk
2. Pilih Surface Test

surface test
Ada lima pilihan tipe tes, silahkan anda pilih sesuai dengan kebutuhan anda. Dan jangan lupa perhatikan pula petunjuknya sebelum memulai tes (seperti pada kolom yang berwarna merah). Karena ada beberapa tipe tes yang membuat data di harddisk kita semua nya akan dihapus. Saya sarankan untuk menggunakan tipe Read Test. Setelah itu klik Start Test dan pengecekan pun akan segera dimulai. Dan ketika pengecekan sedang berlangsung, saya sarankan jangan membuka banyak program karena akan memperlambat proses pengecekan harddisk.
Categories: HARDISK, Maintenance

Cara Setting Warna Corel X7 agar warna tidak berubah

December 30, 2016 Leave a comment
Sering kali saya kesal, setiap saya mau export hasil disain di Corel Draw x7 ku ini pasti warnanya beda drastis, yang item jadi gak karuan, tambah terang jadi bukan item lagi. Kenapa ya??
Saya coba cari solusi di Google, ada yang nyaranin buat export for Web, tapi sama saja!
Item ya bukan item, gimana nih??
Oke langsung saja ke topik pembicaraan.
Jadi masalahnya adalah pada pengaturan warnanya.
  1. Buka Corel donk yang pasti. disini saya menggunakan Corel Draw x7.
  2. Buka vector yang ingin anda export menjadi JPG atau PNG dll.
  3. Seperti ini jika anda belum merubah pengaturan warnanya.

  4. Beda kan?
  5. Nah sekarang kita pergi ke Menu Tools > Color Managements > Default Setting.

  6. Berikut Tampilan pengaturan yang belum diubah/ diutak-utik oleh anda.

  7. Nah kita akan memoles sedikit pengaturannya, rubah agar menjadi seperti ini.

  8. Nahh sekarang mari kita Export!!!

  9. Jadi kan??
Demikian Posting saya kali ini, semoga bermanfaat dan membantu pembaca sekalian.
Categories: GRAPHIC, INFO

Mengatasi cluster not ready – no quorum? (500)

December 7, 2016 Leave a comment

kegagalan dalama membuat cluster pada proxmox, dapat berakibat semua virtual (VM) tidak dapat dijalankan dan keluar pesan error cluster not ready – no quorum? (500).

pengalaman kami gagal dalam membuat cluster pada proxmox 4.2, yang berakibat VM yang sebelumnya bisa dijalankan menjadi sama sekali tidak bisa dijalankan. untuk mengatasi hal ini lakukanlah :

First stop the corosync and the pve-cluster services on the node:

systemctl stop pve-cluster
systemctl stop corosync

Start the cluster filesystem again in local mode:

pmxcfs -l

Delete the corosync configuration files:

rm /etc/pve/corosync.conf
rm /etc/corosync/*

 

Remote Port Forwarding / Dari localhost jadi publik

December 2, 2016 Leave a comment

ceritanya sederhana, ane mau gimana caranya web server yang ada di localhost ane bisa di akses melalui internet sedangkan localhost ane bukan ip publik dan hanya menggunakan satu VPS (Virtual Private Server)

ada banyak saran dari para guru, antara lain :

1. Menggunakan VPN : idenya di VPS di install vpn server, kemudian di localhost ane menjadi vpn client. kemudian dari komputer lain yang ingin mengakses localhost ane harus dengan cara remote VNC ke VPS > kemudian buka browser di VPS dan mengakses client VPN dari localhost ane.
topologi = komputer lain -> remote VNC ke VPS -> buka browser di VPS -> akses localhost

2. menggunakan tunnel : cara ini nih yang ane sebagai pengguna baru baru tau dan ini cukup keren karna tanpa ribet localhost kita bisa di akses melalui internet publik hanya bermodalkan numpan ip publik si VPS.
topologi = komputer lain -> VPS (disini numpang lewat) -> localhost

dan ane memilih cara yang kedua karna ini SEMPURNA hahaha. check it out !

1. ini localhost ane

Spoiler! :

2. kemudian ane konfigurasi ssh ane agar ssh mengizinkan untuk forwarding port, lakukan ini di VPS anda :

Spoiler! :
Code:
vi /etc/ssh/sshd_config

3. kemudian tambahkan bari ini dimana pun didalam file sshd_config :

Spoiler! :
Code:
GatewayPorts yes

.
4. jika sudah simpan dan restart service ssh anda.

Spoiler! :
Code:
service ssh restart

5. jika sudah, lalu lakukan “remote port forwarding” dari localhost anda dengan menjalankan komen berikut :

Spoiler! :
Code:
root@inyourmind:~# ssh -R 888:localhost:80 182.220.20.227

command diatas dimaksudkan =
-R (remote)
888 (port publik)
80 (port di localhost)
182.220.20.227 (ip vps anda)

6. kemudian sekarang anda bisa mengakses web server yang ada di localhost anda melalui tumpangan dari ip publik yang dimiliki oleh VPS :

Spoiler! :
Categories: LINUX, Maintenance, Networking

Konfigurasi VPN PPTP pada Mikrotik

December 2, 2016 Leave a comment

Virtual Private Network (VPN)

VPN dalah sebuah jaringan komputer dimana koneksi antar perangkatnya (node) memanfaatkan jaringan public sehingga yang diperlukan hanyalah koneksi internet di masing-masing site.
Ketika mengimplementasikan VPN, interkoneksi antar node akan memiliki jalur virtual khusus di atas jaringan public yang sifatnya independen. Metode ini biasanya digunakan untuk membuat komunikasi yang bersifat secure, seperti system ticketing online dengan database server terpusat.

Point to Point Tunnel Protocol (PPTP)

Salah satu service yang biasa digunakan untuk membangun sebuah jaringan VPN adalah Point to Point Tunnel Protocol (PPTP). Sebuah koneksi PPTP terdiri dari Server dan Client.
Mikrotik RouterOS bisa difungsikan baik sebagai server maupun client atau bahkan diaktifkan keduanya bersama dalam satu mesin yang sama. Feature ini sudah termasuk dalam package PPP sehingga anda perlu cek di menu system package apakah paket tersebut sudah ada di router atau belum. Fungsi PPTP Client juga sudah ada di hampir semua OS, sehingga kita bisa menggunakan Laptop/PC sebagai PPTP Client.

Biasanya PPTP ini digunakan untuk jaringan yang sudah melewati multihop router (Routed Network). Jika anda ingin menggunakan PPTP pastikan di Router anda tidak ada rule yang melakukan blocking terhadap protocol TCP 1723 dan IP Protocol 47/GRE karena service PPTP menggunakan protocol tersebut.

Topologi

Pada artikel ini akan dicontohkan apabila kita akan menghubungkan jaringan dengan menerapkan VPN dengan PPTP. Untuk topologi nya bisa dilihat pada gambar di bawah.

Router Office A dan Router Office B terhubung ke internet via ether 1 dan PC pada masing-masing jaringan lokal terhubung ke Ether 2. Remote client juga sudah terhubung ke internet.
Kita akan melakukan konfigurasi agar Router A dan jaringan LAN A bisa diakses dari Router B dan jaringan LAN B serta Remote Client. Langkah-langkah setting PPTP dengan Winbox sebagai berikut:

Konfigurasi PPTP Server
Berdasar topologi di atas, yang menjadi pusat dari link PPTP (konsentrator) adalah Router Office A , maka kita harus melakukan setting PPTP Server pada router tersebut.

Enable PPTP Server
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengaktifkan PPTP server. Masuk pada menu PPP->Interface->PPTP Server . Gunakan profile “Default-encryption” agar jalur VPN terenkripsi.

Secret

Pada tahap ini, kita bisa menentukan username dan password untuk proses autentikasi Client yang akan terkoneksi ke PPTP server. Penggunaan huruf besar dan kecil akan berpengaruh.

Local Address adalah alamat IP yang akan terpasang pada router itu sendiri (Router A / PPTP Server) setelah link PPTP terbentuk
Remote Address adalah alamat IP yang akan diberikan ke Client setelah link PPTP terbentuk.

Contoh konfigurasi sebagai berikut. Arahkan agar menggunakan profile “Default-Encryption”

Sampai disini, konfigurasi Router A (PPTP Server) sudah selesai, sekarang kita lakukan konfigurasi di sisi client.

Client Router Office B
Langkah-langkah untuk melakukan konfigurasi Client PPTP pada Router Mikrotik adalah sebagai berikut :

Tambahkan interface baru PPTP Client, lakukan dial ke IP Public Router A (PPTP server) dan masukkan username dan password sesuai pengaturan secret PPTP Server.

Catatan : IP 10.10.10.100 adalah permisalan ip public dari server, Untuk implementasi sebenarnya sesuaikan dengan ip public yang Anda miliki.

Setelah koneksi PPTP terbentuk, akan muncul IP Address baru di kedua Router dengan flag “D” yang menempel di interface pptp sesuai dengan pengaturan Secret pada PPTP server

Static Route
Sampai disini koneksi VPN antar router sudah terbentuk, akan tetapi antar jaringan lokal belum bisa saling berkomunikasi. Agar antar jaringan local bisa saling berkomunikasi, kita perlu menambahkan routing static dengan konfigurasi

dst-address : jaringan local Router lawan
gateway : IP PPTP Tunnel pada kedua router.

Penambahan static route di Router A

 


Penambahan static route di router B

Mobile Client 
Client PPTP tidak harus menggunakan Router. Seperti pada topologi jaringan di atas, ada sebuah Remote Client (Laptop) yang akan melakukan koneksi VPN ke Router A.
Maka kita perlu membuat Secret baru pada PPTP server untuk autentikasi remote client tersebut.

Secret
username = client2 ; password = 1234 ; Local Address = 10.20.20.1 ; Remote Address = 10.20.20.7

Kemudian kita perlu melakukan konfigurasi PPTP Client pada Laptop. Langkah-langkahnya akan berbeda pada tiap OS. Berikut tutorial konfigurasi PPTP Client untuk OS Windows 7.

Konfigurasi PPTP Client Windows 7
Pastikan Laptop anda sudah bisa akses internet. Masuk pada menu Network and Sharing Center, kemudian create koneksi baru dengan memilih Set up new connection or network.

Pada tampilan window selanjutnya, pilih Connect to a workplace , lalu klik next.

Kemudian, pilih Use My Internet Connection (VPN)

Pada langkah berikutnya, kita diminta untuk memasukkan ke IP Address mana kita akan melakukan koneksi. Sesuai topologi , maka kita masukkan IP address public Router A. Destination name adalah parameter untuk memberikan nama pada interface VPN yang sedang dibuat.

Selanjutnya masukkan username dan password sesuai pengaturan Secret yang ada di PPTP server. Lalu klik Connect.

Akan ada proses autentikasi, tunggu sampai selesai.

Jika sudah selesai, di laptop akan muncul interface baru dengan nama VPN Office A dan terpasang IP address yang mengambil dari ip-pool Remote Address sesuai dengan pengaturan profile dan Secret pada PPTP Server.

Sampai disini koneksi VPN dari Laptop ke Router A sudah terbentuk.  Laptop sudah bisa akses ke Router A dan Jaringan LAN A.

Untuk melakukan remote ke Router A tinggal anda masukkan IP addres Router yang terpasang setelah link VPN terbentuk, yaitu IP address 10.20.20.1.

Tips :

  • Jalur VPN akan stabil dan lebih mudah dalam konfigurasi apabila sisi server memiliki jalur internet dedicated dan memiliki IP Publik static.
  • Transfer file antar site akan mengikuti bandwidth terkecil dari kedua site, jadi pastikan bandwidth upload dan download di kedua sisi site mencukupi
  • Untuk perangkat client yang menggunakan OS Windows 7, by default hanya bisa terkoneksi apabila disisi server mengaktifkan encryption

By: Adyatma Yoga K (Mikrotik.co.id)

Categories: LINUX, Maintenance, Networking

Mikrotik: Fowarding dengan NAT

December 2, 2016 Leave a comment

Ada kalanya server yang ada di jaringan kita perlu bisa diakses dari jaringan publik. Misalnya karena ada karyawan yang bersifat mobile dan harus bisa mengakses data yang ada di server tersebut. Yang kita butuhkan adalah IP publik. Ip publik statis lebih direkomandasikan. Kita bisa saja langsung memasang ip publik ke server kita, maka server tersebut sudah bisa diakses dari internet. Masalahnya adalah bagaimana jika kita hanya memiliki satu ip publik, bagaimana dengan komputer lain yang juga harus terkoneksi dengan internet. Bagaimana juga dengan management keamanan untuk traffic yang menuju ke Server tersebut ?.

Pada mikrotik, kebutuhan tersebut bisa diatasi dengan cara port forwading menggunakan fitur NAT. Agar bandiwidth bisa di manage dan firewall filtering bisa dilakukan, kita tempatkan server dibawah router mikrotik. Artinya, server berada di jaringan lokal, contoh topologi :

Agar Server bisa diakses dari internet, set fowarding di router mikrotik dengan fitur firewall NAT. Fowarding ini akan membalokkan traffic yang menuju ke IP publik yang terpasang di router menuju ke IP lokal server. Dengan begitu, seolah-olah client dari internet berkomunikasi dengan server meminjam IP public router mikrotik. Langkah pembuatan rule, masuk ke menu IP –> Firewall –> klik tab “NAT”, tambahkan rule baru dengan menekan tombol “add” atau tanda “+” berwarna merah.

Sekedar tips, jika tidak yakin dengan port dan protokol yang digunakan oleh server, bisa di kosongkan terlebih dahulu. Dengan begitu, semua traffic akan difoward ke server. Jika NAT sudah berhasil, baru kemudian kita tentukan protokol dan port yang harus di foward ke server. Dengan konfigurasi diatas, rule fowarding sudah selesai. Akan tetapi jika kita memiliki lebih dari satu ip public, kita butuh satu rule lagi. Rule yang difungsikan untuk mengarahkan traffic respon dari server ke jalur yang sama dengan traffic request. Misal request masih dari IP Public A, maka respon dari server juga harus keluar dari IP Public A. Jika ternyata traffic respon keluar dari IP Public B, maka traffic tersebut tidak dikenali oleh cilent yang mencoba mengakses server. Rule yang harus dibuat seperti berikut :

Rule NAT untuk fowarding sudah selesai, jika kita memiliki lebih dari satu server sedangkan kita hanya memiliki satu IP public, kita bisa foward berdasarkan port. Misal untuk server A dapat diakses melalui port 5678, kemudian server B melalui port 8910. Dengan logika tersebut, ketika router menerima koneksi dari port 5678, maka koneksi tadi akan diteruskan ke Server A, begitu juga ketika router menerima koneksi dari port 8910, maka akan diteruskan ke server B. Sekarang coba akses server dari jaringan internet menggunakan ip public yang terpasang di mikrotik.

Hairpin NAT

Kemudian kira – kira bisa tidak server diakses dari jaringan Lokal menggunakan ip public di mikrotik tadi ?. Jawabannya adalah tidak bisa. Kenapa ?

Pada saat diakses dari internet, misal client memiliki IP Public 2.2.2.2, aliran trafficnya akan seperti berikut :

Dari aliran data diatas, ketika Server diakses dari internet data bisa dikirim dengan baik oleh router.

Tetapi lain hal, jika diakses dari jaringan Lokal, misal client memiliki IP Address 192.168.88.2, maka aliran data akan menjadi seperti berikut :

Yang terjadi adalah server langsung mengirim traffic respon langsung ke client tanpa melewati router, karena source address ada dan dikenali di jaringan Server (masih dalam 1 segmen IP). Traffic respon yang dikirim dari server akan ditolak oleh client, karena sebelumnya client me-request ke router mikrotik terlebih dahulu, bukan langsung ke Server. Client hanya mau menerima respon dari ip yang sebelumnya dituju, yakni 202.123.123.123. Nah solusinya adalah dengan menambahkan Rule NAT untuk traffic dari Lokal menuju Server.

Rule NAT diatas akan mengubah source ip address yang sebelumnya adalah ip komputer client, digantikan dengan ip router Mikrotik ketika data diteruskan dari router Mikrotik ke server. Maka server akan mengirimkan data respon ke router Mikrotik, bukan langsung ke komputer clinet. Dengan rule nat baru tersebut, maka aliran data akan menjadi seperti berikut :

Dengan begitu, client dari jaringan lokal bisa mengakses ke Server dengan IP Public yang terpasang di router Mikrotik. Konfigurasi diatas disebut dengan Hairpin NAT.

http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=75

Categories: LINUX, Maintenance, Networking