Home > Networking > Transfer FIle Antar Komputer dengan SCP

Transfer FIle Antar Komputer dengan SCP

Okeh.. karena ini tulisan pertama saya, sekaligus pertama kalinya saya menyentuh dunia blogging.. maka yang akan saya tulis disini ya yang ringan-ringan saja. Penulis menyadari keamatirannya, serta tulisan ini masih jauh dari kata sempurna oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan sarannya (alah ini mau posting aja udah kaya bikin buku, kata pengantarnya panjang banget).

Okeh.. apa itu secure copy?daripada pusing-pusing. Langsung aja kita sadur dari tante saya a.k.a. tante wiki:

Secure Copy or SCP is a means of securely transferring computer files between a local and a remote host or between two remote hosts, using the Secure Shell (SSH) protocol.

What the hell! Apa itu? Bagaimana penggunaannya? *lebay

Sekarang begini. Jika anda sedang dalam keadaan meremote server atau komputer dengan ssh. Lalu anda menginginkan file dokumen anda yang berada di server untuk di transfer ke komputer anda.

Bagaimana caranya? File sharing dengan samba? Oh my goat. Hanya untuk mentransfer file ukuran beberapa byte saja, anda harus mendownload paket-paket samba yang cukup besar. Belum lagi konfigurasi sana sini. FTP? Tidak secure.

Dengan scp cukup mudah. Kali ini penulis menggunakan 2 komputer ber OS Ubuntu.
Berikut contoh command scp:

scp server@192.168.0.1:/home/server/Desktop/denny.txt /home/denny/Desktop/

Penjelasan command di atas adalah, anda melakukan copy file “denny.txt” dari komputer remote pada folder /home/server/Desktop/ yang ber IP 192.168.0.1 dan mempunyai username “server”, ke komputer lokal pada folder /home/denny/Desktop/

Secara garis besar fungsi scp ada 3:

1.Copy dari remote ke local (sudah dijelaskan di atas)
2.Copy dari local ke remote, format penggunaan:

scp nama_file username@ip_tujuan:/folder/tempat/menyimpan

3.Copy dari remote ke remote, format penggunaan:

scp username@ip_tempat_file:/folder/tempat/menyimpan/nama/file username@ip_tujuan:/folder/tempat/menyimpan/nama/file

Jika ternyata port yang digunakan bukan port default atau port 22, dapat ditambahkan opsi -P diikuti dengan port yang digunakan:

scp -P port_ssh username@ip_tujuan:/folder/tempat/menyimpan

Kabarnya sih transfer file melalui scp ini lebih aman ketimbang menggunakan ftp biasa. Karena data yang akan di transfer, sebelumnya dilakukan proses enkripsi sehingga tidak bisa dengan mudah dibaca oleh software-sofware packet sniffer. Namanya juga secure gitu loh.
Namun karena dilakukan enkripsi maka kecepatan transfer juga lebih lambat dibandingkan transfer dengan ftp atau wget dari http.

Sebagai penutupnya, silahkan ketik “man scp” pada terminal, untuk melihat lebih lengkap bagaimana penggunaan scp.
:D

Categories: Networking
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: