Home > umum > 8 Kebiasaan Karyawan Yang Dibenci Atasan

8 Kebiasaan Karyawan Yang Dibenci Atasan

Ada beberapa kebiasaaan yang dilakukan karyawan di tempat kerja yang ternyata dibenci oleh atasan. Supaya karir Anda tetap berjalan baik, cobalah ketahui dulu beberapa kebiasaan yang tak disukai atasan berikut ini.

1. Datang terlambat

Kemacetan di kota besar, apalagi saat jam-jam sibuk, sepertinya sudah menjadi hal umum. Namun bukan berarti Anda bisa terus-menerus menggunakannya sebagai alasan. Seharusnya Anda sudah bisa memperkirakan waktu perjalanan dari rumah ke kantor, agar tidak sering datang terlambat.

2. Kurang inisiatif

Bos biasanya tidak menyukai karyawan yang kurang inisiatif dan hanya menunggu perintah saja. Setiap kali punya ide atau pendapat, sebaiknya utarakan saja ke atasan.

3. Sering mengeluh

Biasanya bos juga akan membenci sikap karyawan yang sepertinya tidak pernah puas dan hari-harinya selalu dipenuhi oleh keluhan. Hindari kebiasaan mengeluh di hadapan si bos, karena di mata di Anda pun akan terlihat buruk.

4. Banyak kesalahan

Seorang bos pastinya mengharapkan hasil pekerjaan yang maksimal dari pegawainya. Terlalu sering melakukan kesalahan atau tidak bisa belajar dari kesalahan terdahulu, sudah pasti akan membuat bos membenci Anda. Selalu lakukan cek dan ricek saat mengerjakan pekerjaan. Pastikan hasil kerja Anda minim kesalahan saat ditunjukkan pada bos.

5. Sikap menyebalkan

Ada beberapa sikap yang dianggap menyebalkan bagi bos, di antaranya sikap sinis, susah bekerja sama dengan rekan kerja yang lain, suka menjatuhkan orang lain, bersikap negatif, marah saat ditegur atasan, dan semacamnya.

6. Berisik

Sebagai pekerja, Anda sudah seharusnya menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Apalagi lingkungan kantor merupakan lingkungan bersama, bukan tempat pribadi Anda. Jadi hindari memasang musik kencang atau mengobrol keras-keras di telepon.

7. Manajemen waktu tidak teratur

Anda selalu terlambat mengerjakan tugas, padahal sudah diberikan tenggat waktu yang jelas. Ini artinya Anda memiliki manajemen waktu yang tidak baik. Hati-hati, karena bisa saja si bos akan membenci Anda dan akhirnya beranggapan Anda tidak bisa diandalkan.

8. Membawa masalah pribadi

Seharusnya Anda bisa memisahkan hal-hal yang bersifat pribadi dengan pekerjaan di kantor. Jangan membawa masalah pribadi Anda di kantor atau bahkan membuat hal itu merusak kinerja Anda. Sebisa mungkin bersikaplah profesional saat bekerja. Apabila ada masalah pribadi yang demikian besar, lebih baik minta izin untuk menyelesaikannya ketimbang membawa ‘drama’ kehidupan Anda ke kantor. (Bisnis.com)

Categories: umum
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: