Home > LINUX, VIRTUALISASI > Cara Cepat Memindahkan Container (CT) OpenVZ Proxmox

Cara Cepat Memindahkan Container (CT) OpenVZ Proxmox

Cara umum yang disarankan untuk pemula untuk memindahkan sebuah CT adalah melakukan backup kemudian copy ke server tujuan dan restore backup tsb. Cara ini memang sederhana tetapi sangat menyita waktu dan space jika CT nya berukuran besar. Berikut ini cara cepat memindahkan sebuah CT:

  1. Stop CT tersebut: vzctl stop 100
  2. Copy file config CT ke server tujuan
  3. Copy file data CT ke server tujuan, dapat menggunakan mc (midnight commander) atau rsync sbb:
    #rsync -azP /vz/private/100/ root@server-tujuan:/vz/private/100/
  4. Start CT di server tujuan

Option -azP berguna untuk Archive, ZIP dan Progress (option -P adalah gabungan –progress dan –partial).

Dengan demikian anda tidak perlu melakukan proses Backup dan Restore, berkat option z maka rsync akan melalukan kompresi saat transfer file. Jika CT sangat besar dan tidak boleh lama downtime-nya maka rsync dapat dilakukan dalam kondisi CT aktif, setelah rsync selesai maka STOP CT dan lakukan rsync lagi (proses sgt cepat krn hanya perubahan file yg dicopy). Pada rsync kedua ini mungkin saja ada file di SOURCE yang sudah dihapus tetapi sudah tercopy di tahap pertama. Untuk itu gunakan option –delete utk mengapus file di TARGET (karena sudah tidak ada di Source) sbb:

#rsync -azP –delete /vz/private/100/ root@server-tujuan:/vz/private/100/

Jika menggunakan mc (midnight commander) maka ditahap kedua saat muncul warning “File already exists” maka pilih “Update”.

MENGAPA /VZ/ROOT TIDAK DICOPY?

Jika anda perhatikan command rsync di atas maka berbeda dengan website/tutorial lain yang melakukan rsync terhadap semua isi /vz/private dan /vz/root. Sebenarnya anda tidak perlu melakukan rsync pada /vz/root, cukup anda create folder KOSONG /vz/root/100, karena OpenVZ akan melakukan “mapping” dari /vz/private/100. Dengan demikian anda sangat banyak menghemat waktu copy.

MEMPERCEPAT RSYNC

Beberapa option yang perlu diperhatikan untuk mempercepat rsync:

-P merupakan gabungan dari –progress dan –partial. Option –partial memungkinan user melakukan Resume, jika tidak diperlukan maka gunakan –progress saja

-z mengompres file agar hemat bandwidth, jika b/w bukan masalah maka jangan gunakan option ini shg hemat cpu dan waktu

#rsync -aHAXxv –numeric-ids –delete –progress -e “ssh -T -c arcfour -o Compression=no -x”

-c arcfour option ini menggunakan enkripsi SSH yang terlemah tapi tercepat. Option “Ciphers arcfour” harus anda aktifkan di server tujuan di file sshd_config

–exclude option ini formatnya –exclude=pattern_to_exclude source destination utk tidak mengikut-sertakan file yang tidak perlu, misalnya file temporary dan backup

EXCLUDE

Contoh file yang perlu di exclude adalah:

  • /tmp
  • /opt/zimbra/data/tmp/

Semoga bermanfaat.

sumber : http://proxmoxindo.com

Categories: LINUX, VIRTUALISASI
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: